Adv

Adv
adv

Labels

Sunday, December 31, 2017

Jalin Kedekatan dengan Wong Cilik, LAPAAN RI Bagikan Ribuan Paket Sembako




Bersamaan dengan peringatan 4 tahun berdirinya, LSM LAPAAN RI menggelar acaea Pesta Rakyat Makan Bersama dan Sedekah Akhir Tahun 2017. Acara yang digelar di kawasan Joglo Sriwedari Kota Solo itu ditandai dengan pembagian ribuan bingkisan kepada masyarakat kurang mampu.


UNTAIAN bait-bait doa yang dipanjatkan ustad Ahmad Yani dari Laweyan Solo, menandai dimulainya rangkaian acara sedekah akhir tahun yang digelar oleh LSM Lembaga Penyelamat Aset dan Anggaran Belanja Neraga Republik Indonesia (LAPAAN RI). Tepat pada Jumat (29/12) kemarin, LSM yang selama ini banyak menyoroti berbagai kasus tindak korupsi di masyarakat tersebut, merayakan hari jadi yang ke empat. Dan hal itu ditandai dengan syukuran serta berbagi bingkisan ke masyarakat kurang mampu.
Acara bagi-bagi bingkisan sendiri bukan yang pertama digelar oleh LSM ini. Sejak awal berdirinya pada 2013 lalu, lembaga yang dipimpin oleh BRM Kusumo Putro SH, MH ini sudah beberapa kali menggelar acara amal. Terutama dilakukan bersamaan dengan datangnya momen-momen tertentu seperti lebaran serta peringatan hari jadi.
Ada ribuan bingkisan berupa beras dan alat tulis yang disiapkan dan dibagikan ke para warga Kota Solo yang kurang mampu. Dan untuk tahun ini, LAPAAN menyiapkan sekitar 1100 paket beras yang masing-masing seberat 3 kg.
Kusumo (tengah) bersama Sekjen LAPAAN RI Wisnu Tri Pamungkas (paling kanan) menyerahkan bingkisan ke warga

“Tahun ini jumlah paket bingkisan yang kita bagikan naik dibanding tahun kemarin. Kalau kemarin kita hanya membagikan 800 paket, tahun ini kita menyediakan 1100 paket. Dan tentunya semoga di tahun mendatang bisa terus meningkat. Sehingga kita bisa terus ikut berbagi kebahagiaan dnegan warga yang kurang mampu. Karena bagaimanapun, salah satu visi misi dari lembaga ini adalah peduli dengan rakyat kecil, dalam hal ini masyarakat kurang mampu,” jelas Sekjen LAPAAN RI, Wisnu Tri Pamungkas kepada depthINFO.com.
Kedekatan dengan masyarakat kelas bawah memang selalu dijaga oleh LAPAAN RI. Karena bagaimanapun kelompok masyarakat inilah yang selalu menjadi pihak korban dan harus dilindungi. Sehingga setelah berkiprah selama 4 tahun ini, nama LAPAAN RI pun semakin mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Bukan hanya karena kegiatan amal yang digelar, tapi lebih pada kinerjanya dalam upaya pencegahan tindak korupsi.
“Kami berharap ke depan bisa terus berkiprah dalam upaya penyelamatan asset-aset negara dari tindakan korupsi yang dilakukan para pejabat nakal. Dan sukurlah, sejauh ini keberadaan kami sangat diperhitungkan oleh berbagai pihak. Terutama setelah kami berhasil mengungkap berbagai praktik jahat korupsi, serta mengirim para oknum pejabat ke meja hijau. Sehingga harapan kami anggaran belanja milik negara yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat, tidak lagi diselewengkan. Dan masyarakat benar-benar bisa merasakan hasilnya,” tambah Wisnu di sela-sela acara penyerahan bingkisan.
Ribuan warga berbaris rapi mengantri pembagian bingkisan di halaman kantor LAPAAN RI di kawasan Joglo Sriwedari Solo

Tak hanya beras, dalam acara sedekah akhir tahun itu juga dibagikan paket alat tulis, yang diserahkan ke beberapa panti asuhan di Kota Solo. Paket alat tulis ini menurut Wisnu adalah sebagai bentuk kepedulian LAPAAN RI pada dunia pendidikan. Terlebih selama ini banyak kasus di dunia pendidikan yang menjadi sorotan lembaga ini, dan berhasil diungkap.
Dan ada satu hal yang menarik dalam acara yang digelar di komplek Joglo Taman Sriwedari kemarin. Sebab selain peringatan hari jadi LAPAAN RI yang ke empat, dalam acara itu secara bersamaan digelar perayaan hari ulang taun Ketua Umum LAPAAN RI, BRM Kusumo Putro, SH, MH yang sehari sebelumnya genap berusia 45 tahun. 
Ketua Umum LAPAAN RI BRM Kusumo Putro SH, MH memotong kue ulang tahun, dalam rangkaian acara pesta rakyat dan sedekah akhir tahun

Dan yang juga tak kalah istimewa, bersamaan dengan acara itu digelar juga syukuran keberhasilan dari sang ketua umum, atas prestasinya lulus dalam ujian pendidikan advokat. Itu artinya bahwa tinggal menunggu waktu lagi, maka Kusumo akan mendapat izin untuk menjalani profesi sebagai advokat. Yang mana hal itu akan bisa semakin menguatkan posisi LAPAAN RI dalam kiprahnya di masyarakat.
“Aktifitas lembaga kami ini tidak lepas dari ranah hukum. Sehingga dengan predikat sebagai advokat nanti, tentu saya berharap bahwa lembaga ini akan semakin kuat dan diperhitungkan di masyarakat. Para pejabat tak lagi berani main-main dengan anggaran negara. Apalagi kami akan selalu masuk untuk ikut mengawasi penggunaan anggaran itu, agar sesuai dengan peruntukannya,” ungkap Kusumo sembari memotong tiga buah kue tart yang telah disediakan, sebagai symbol perayaan tiga momen bersejarah pada hari itu (HUT LAPAAN RI, HUT Kusumo, dan syukuran lulus pendidikan advokat).
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama, yang diikuti seluruh warga yang hadir di komplek Joglo Sriwedari. Pun tak terkecuali para warga yang sengaja datang untuk menukarkan kupon bingkisan. Sehingga sebelum mereka bergiliran menukarkan kupon yang dipegang ke panitia, dengan lahap mereka menyantap beragam hidangan yang telah disediakan panitia. //her



No comments:

Post a Comment